SYAIR GULUNG ASLI KETAPANG

Bolehlah saye perkenalkan diri.
Name saye Zunaidi.
Walau jauh kemane pergi.
Diundang bersyair insyaallah menghadiri.

Ayah saye namenye Nawawi.
Umak saye bername Wainah menantu Sedi.
Saye punye tige abang saudare laki-laki.
Pertame Sapuan Nur ketige Zainal Abidin dan kedua si Saupi.

Untuk kedue orang tue kite same berdoe.
Semoge berumur panjang selalu berbahagie.
Kitepun semege jadi anak bergune.
Tau diri dan paham adat budaye serte agame.

Sabtu, 08 April 2017

SYAIR GULONG " JUM'AT AWAL RAMADHAN"

SYAIR GULONG " JUM'AT AWAL RAMADHAN"

Assalamualaikum warahmatullah.
Mengharap berkah yaumil jum'ah.
Bermule sajak dengan bismillah.
Syair gulong memberi petuah.

Hari ini hari jum'at.
Ape yang baik boleh dibuat.
Bernilai ibadah selagi endak sesat.
Iman dan taqwalah mesti diperkuat.

Jum'at puase.
Berkah hari ni harap dijage.
Banyak ibadah banyaklah dio'e.
Besedekahpon dianggap mulie.

Jum'at pertame bulan Ramdhan.
Pintu rahmat sibukakan.
Wayah buka puase jadi penantian.
Baruk tudong saji bukakan pemakanan.

Jum'at hari penghulu hari.
Berkahnye di sana sini.
Surah yasin boleh dingaji.
Bekirim do'e penggugah hati.

Pagi Jum'at di dalam pesawat.
Semoge tibe ke rumah dengan selamat.
Demikian ini saye berhajat.
Setengah syair baru dibuat.

Setengah syair saye karang.
Dalam pesawat menunggu terbang.
Sunggoh perjalanan yang panjang.
Dari pontianak menuju ketapang.

Jum'at puase penoh berkah.
Pahale didapat melimpah ruah.
Perbanyaklah ibadah.
Kerje dunie kurangi setengah.

Tentukan Jum'atan di masjid mane.
Tinggal dituju pas waktunye.
Jangan nam pas Jum'atan tibe.
Maseh besibok bekerje- kerje.

Hari jum'at jangan disie-siekan.
Ape lagi ini bulan Ramadhan.
Di ikatlah semue setan- setan.
Tinggal dengan hawanafsu kite berlawan.

Malam jum'at berbace yasin.
Siangnye besedekah jangan pemasin.
Jangan agik nunggu hari- hari lain.
Dapat pahale pasti dijamin.

Jum'at ini di awal ramadhan.
Penuh berkah segenap pengampunan.
Pantang makan minum sekalipon kempunan.
Karene ini petintah Allah perintah Tuhan.

Maseh ade tige jum'at.
Tiadelah jaminan akan terlihat.
Tau- tau udah hilang riwayat.
Di jum'at berikutnye ibadah dah dak sempat.

Demikian syair saye mengarang.
Dibuat oleh diri seorang.
Ampon maaf bile menyinggong orang.
Maksud dihati sekedar menuang.

Cukop sudah saye bermadah.
Panjang umor di buat dilaen wayah.
Saye sudahi dengan alhamdulillah.
Akhir kate wassalammulakum warahmatullah.

Pontianak- Ketapang, Supadio, Kalstar - Ketapang, Jum'at 5 Ramadhan 1437 H. 10 - 6- 2014...Oleh: RAJA BUNGSU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SYAIR GULUNG bukanlah hanya hiburan sesaat tanpa bekas, maupun lantunan merdu suara cengkokan nada saja. Melainkan pada lirik-lirik baitnya banyaklah mengandung nilai-nilai pendidikan dan pesan moral atau estetika dalam kehidupan sosial, berbangasa dan juga beragama yang sangat menyentuh. Dalam isian sajaknya menimbulkan identitas jati diri, darah Melayu, pengakuan sebagai orang Melayu.

Syair Gulung tidak mengubah identintas sukunya selain Melayu lalu menjadi Melayu, dengan sebab merdu suaranya, sebab jika demikian maka kemurnian makna identitas yang ada pada Syair Gulung akan pudar dan menghilang. Terkikis oleh orang-orang yang semata hanya mengharapkan gelar atau pengakuan sebagai pesyair saja.

Bukankah, Allah SWT menciptakan kita bersuku-suku, berbangsa-bangsa, agar saling kenal mengenal. Menandakan bahwa kesukuan tidak bisa diubah oleh kepentingan apapun, justru adanya seni, adat budaya dan kearifan lokal menguatkan pengakuanya sebagai seorang yang bersuku bangsa. Menjadikannya bangga atas kelahiranya dengan identitas kesukuannya. Sebab begitulah Tuhan telah menciptkan kita, tanpa kita meminta untuk hadir dibumi ini, atau hadir di Tanah Tuah Ketapang sebagai Suku yang kita dilahirkan hari ini.

Maka, selama tidak merendahkan, menyalahkan identitas suku lainnya, kita patut bangga ada di Indonesia dengan berbagai macam suku bangsa. Nah, syair gulung mengutamakan pengakuan pada diri kita sendiri sebagai orang Melayu Ketapang, jauh sebelum orang lain mengakui atau ikut peduli, maka kitalah yang patut mendahului dengan cara tetap melestarikannya. Tetap merasa memiliki dengan cara selalu belajar, memahami dan menghadirkan Syair Gulung pada lingkungan kita, keluarga kita, acara- acara adat budaya kita.

Pengakuan dari diri sendiri ini penting sebagai benteng pertahanan identitas Orang Melayu Ketapang. Kita selama ini terpengaruh besar dengan paham "Melayu Kebangsaan" induk pemikiran dari negeri Jiran. Padahal kita punya pemahaman identitas jati diri orang Melayu, yang kalaulah Melayu tetap Melayu. Karena keterbatasan bangsa yang kecil dari jumlah orang-orang Melayulah, maka sesiapa yang Islam ugamaya lalu menjadi Melayulah ia, sebab orang Melayu tetap akan Islam agamanya. Paham kebangsaan negeri jiran ini, tentu tak bisa disamakan dengan kita yang tetap menjadikan penghormatan, dan mensykuri identitas dirinya sebagai suku bangsa apapun di Nusantara ini.

Sehingga sekalipun sudah Islam, atau masuk Islam maka, tetap saja ia bangga sebagai suku bangsa apapun, sebab itu identitas dari Tuhan atas kelahiranya. Walau Islam tetap saja sesuai dengan suku kelahiranya.

Atas dasar tersebut, Syair Gulung yang merupakan identitas diri bagi Orang Melayu, khususnya dari Melayu Ketapang, maka tidak bisa menjadikanya untuk merubah identitas kesukuan seseorang sekalipun ia pandai mahir dalam cengkokan lagu ataupun kreasi lainya.

Hal ini tentu tidak bisa dibantahkan, jika kita mengakui bahwa Syair Gulung adalah satu-satunya dengan ciri khasnya sebagai identitas Melayu Ketapang. Kita tidak bisa semata-mata pula menjadikanya sebagai perlombaan dengan seni syair dari daerah lain. Sebab apapun bentuk rupa karangan dan suara selama orang Melayu Ketapang yang mendendangkan madah tersebut, itulah identitas dirinya sebagai Melayu Ketapang. Inilah yang terus membuat kita tetap belajar, membudayakannya serta menghadirkan Syair Gulung dalam liku kehidupan kita.

Syair Gulung tidak ada tandingannya, sebab sebagai identitas seni budaya Orang Melayu Ketapang jelas asal usulnya hanya ada dan dari Ketapang. Sehingga untuk mencari tandingannya dalam kemasan kegiatan apapun, tetap saja mendapatkan pengakuan Syair Gulung itu dari Ketapang, walaupun Syair Gulung tampil di luar negerikah, atau diluar Kabupaten Ketapang.

Jadi rekor utama yang patut kita pecahkan terkait Syair Gulung dalm hal menjaga kemurniannya adalah seberapa besar terlibatnya orang -orang Melayu Ketapang dalam aktifitas kehidupan sosial kemasyarakatan membudayakan Syair Gulung. Seperti dalam acara pemerintahan, hiburan rakyat, acara -acara adat bagi Orang Melayu.